Stem Cell—Jawaban akan Kebutuhan Cangkok Organ?

Pada tahun 2015, publik dikejutkan dengan berita penjualan organ tubuh secara ilegal yang disiarkan di televisi. Rata-rata korban yang menjual organ tubuh mereka melakukan hal tersebut karena desakan ekonomi. Organ mereka dibeli seharga kurang lebih 70 juta. Padahal setelah operasi pengangkatan organ, masih ada perawatan pascaoperasi yang biayanya mencapai 300 juta. Belum juga efek samping seperti badan mudah lemas akibat ginjal berkurang satu.

Jika dipikir-pikir, akar permasalahan dari kasus jual-beli organ tubuh ini adalah kebutuhan cangkok organ yang begitu besar dan tidak diimbangi dengan ketersediaan donor organ. Menurut data yang dihimpun oleh Departemen Kesehatan AS, jumlah orang yang membutuhkan donor organ  di Amerika Serikat mencapai lebih dari 120.000, sedangkan donor yang tersedia jumlahnya kurang dari 20.000.

Sepertinya kita tidak bisa terus bergantung pada ketersediaan donor organ. Jikalau pun ada donor organ yang tersedia, organ tersebut belum tentu cocok dengan tubuh kita. Salah-salah malah terjadi penolakan oleh sel-sel tubuh.  Continue reading “Stem Cell—Jawaban akan Kebutuhan Cangkok Organ?”

Advertisements