Serba-serbi PKN STAN

 

Memasuki awal tahun, siswa-siswi kelas XII pasti tengah disibukkan dengan try out UN, ujian praktik, persiapan ujian sekolah, hingga yang paling bikin pusing: menentukan langkah selanjutnya setelah lulus SMA/SMK/MA!

Ada yang ingin melanjutkan ke universitas, baik negeri maupun swasta, politeknik atau akademi bagi mereka yang tidak mau kelamaan belajar (hehe), atau yang memilih pilihan ketiga, yakni tidak melanjutkan pendidikan. Nah, bagi kalian adik-adik kelas XII yang masih bingung, saya menghadirkan artikel khusus tentang kampus saya, Politeknik Keuangan Negara STAN.

Sekadar informasi saja, kini saya berstatus sebagai mahasiswi Program Diploma 1 Perpajakan PKN STAN. Saya adalah lulusan SMA tahun 2015, tetapi baru berkuliah di tahun 2016 karena berbagai macam hal yang terjadi (baca: stres karena ditolak Fakultas Kedokteran).

jbz69shp

Overview

Kampus PKN STAN terletak di daerah Bintaro dan Rawamangun. Selain di Jakarta, PKN STAN juga tersebar di daerah-daerah dari Sumatera hingga Sulawesi melalui Balai Diklat Keuangan.

Ada 10 Program Diploma (Prodip) yang terdapat di PKN STAN, yakni:

  1. Prodip 1 Perpajakan
  2. Prodip 3 Perpajakan
  3. Prodip 3 PBB/Penilai
  4. Prodip 3 Akuntansi
  5. Prodip 1 Kepabeanan dan Cukai
  6. Prodip 3 Kepabeanan dan Cukai
  7. Prodip 1 Kebendaharaan Negara
  8. Prodip 3 Kebendaharaan Negara
  9. Prodip 3 Managemen Aset
  10. Prodip 4 Akuntansi (baru dibuka tahun ini)

Pendaftaran dan Seleksi Administrasi

Sekadar info, mulai tahun 2016 ada beberapa sekolah kedinasan yang pendaftaran administrasinya tergabung dalam Panselnas. Khusus untuk sekolah-sekolah kedinasan tersebut, kalian hanya bisa memilih satu. Misalnya, tahun 2016 kemarin ada 9 sekolah kedinasan yang tergabung dalam Panselnas, yakni STAN, STIS, STMKG, STIS, STIN, dan lain-lain (lupa, hehe). Di antara 9 PTK tersebut, kalian hanya bisa mendaftar di salah satu saja. Tapi ini hanya berlaku bagi yang tergabung dalam panselnas. Untuk PTK yang tidak tergabung dalam panselnas, kalian bisa daftar kok, misalnya di STKS.

Berikut saya lampirkan screenshoot persyaratan dan tata cara pendaftaran USM PKN STAN 2017.

stan1.jpg

stan2.jpg

stan3.jpg

stan4.jpg

stan5.jpg

Untuk lebih lengkapnya, silakan langsung cek sendiri ke situs resmi PKN STAN.

Untuk pendaftarannya sendiri, terdiri atas 4 tahapan, yakni:

  1. Registrasi melalui portal Kementerian PAN-RB.
  2. Pengisian formulir pendaftaran online.
  3. Penyetoran biaya pendaftaran.
  4. Verifikasi berkas dan pengambilan Bukti Peserta Ujian (BPU).

 

Ujian Seleksi Masuk (Pertarungan yang Sesungguhnya)

Setelah berhasil lolos seleksi administrasi, kini tinggal bagian yang paling menyeramkan: Ujian Seleksi Masuk alias USM. USM PKN STAN tahun 2016 terdiri atas 3 tahap, yakni tes tertulis, tes kebugaran dan fisik, serta tes kemampuan dasar dengan sistem gugur.

Tes Tertulis

Untuk tes tertulis ini sebenarnya gampang-gampang susah karena materinya hanya dua, yakni Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Bahasa Inggris (bandingkan dengan SBMPTN yang terdiri dari 6 materi. Sinau nganti mblenger). Tetapi, banyak orang yang bilang susahnya itu di bagian Bahasa Inggris, terutama yang berhubungan dengan grammar!

Bagi kalian yang agak kesulitan dengan grammar, banyak-banyaklah belajar. Cobalah membeli buku tentang English Grammar. Harganya hanya 50k-60k saja, kok. Atau cari materi tentang grammar di internet. Selain itu, sering-seringlah mempelajari soal USM tahun-tahun sebelumnya.

Bagian reading tidak terlalu sulit. Mungkin yang agak tricky adalah di soal yang menanyakan sinonim kata. Di sinilah penguasaan vocabulary kalian diuji.

Nah, untuk tes tertulis ini ada nilai matinya. Kalau tidak salah untuk Bahasa Inggris nilai matinya adalah 30 soal benar. Karena tiap soal benar poinnya 4, maka nilai mati untuk Bahasa Inggris adalah 4 x 30 = 120 poin. Ini kalau saya tidak salah ingat, ya. Silakan dicek sendiri…

Tes Kebugaran dan Kesehatan

Nah, ini dia bagian USM yang menurut saya paling sulit… Berhubung saya bukanlah orang paling fit sedunia dan sering kena sial di pelajaran olahraga (baca: dicium bola), saya agak kesulitan di TKK ini.

Untuk TKK, kesehatan kalian akan diperiksa terlebih dahulu oleh tim medis yang sudah disiapkan. Mulai dari pengukuran tinggi badan dan berat badan, pemeriksaan mata, pemeriksaan gigi, tes buta warna, hingga pemeriksaan kesehatan organ dalam (hanya ditekan-tekan saja perutnya, tidak sampai dironsen). Kalau kalian lolos pemeriksaan kesehatan, baru kalian diperbolehkan ikut tes kebugaran.

Tes kebugaran terdiri atas dua, yakni lari keliling lapangan selama 12 menit dan shuttle run. Jadi, kalian akan disuruh lari selama 12 menit dan nanti panitia akan mencatat berapa banyak putaran yang kalian dapatkan selama 12 menit. Saya dapat 3,5 putaran (padahal rata-rata teman saya dapat 5 putaran).

Yang kedua adalah shuttle run. Kalian akan disuruh lari membentuk pola angka 8. Panitia akan mencatat berapa waktu yang kalian butuhkan untuk menyelesaikan shuttle run. Tidak usah takut kalau kalian belum pernah shuttle run. Nanti di sana dikasih review dulu, kok. Juga dikasih 2 kali kesempatan untuk lari.

Nah, banyak yang tanya nih… sebenarnya kegunaan TKK ini apa sih? Saya kasih tahu nih. TKK ini berguna sekali bagi calon pegawai Direktorat Bea dan Cukai. BC (Bea Cukai) itu agak semi-militer, jadi ketangguhan fisik sangat dibutuhkan. Bagi kalian yang ingin masuk prodip BC, pastikan hasil TKK kalian maksimal. Kalau seperti saya sih… mana mungkin bisa masuk BC.

Tes Kemampuan Dasar

Mulai tahun 2016, TKD dilakukan sewaktu USM. Sebelumnya selalu dilakukan setelah kelulusan. TKD ini mirip-mirip tes CPNS. Materinya tentang Wawasan Kebangsaan, UUD 1945, sejarah Indonesia, dan beberapa soal TKA.

 

Pertanyaan Seputar PKN STAN

Q: Bedanya D3 dan D1?

A: D3 memiliki masa studi 3 tahun, sedangkan D1 hanya setahun. Selain itu, D3 hanya terdapat di PKN STAN pusat, sedangkan D1 ada di pusat dan di daerah.

 

Q: Lebih enak D3 atau D1?

A: Keduanya memiliki kelemahan dan kelebihan. Kelebihan D3: gaji lebih banyak dari D1 (ya iyalah), masa belajar lebih lama sehingga belajar lebih fokus dan mendalam. Kelemahan D3: ketemu UAS 6 kali, lulus lebih lama. Kelebihan D1: belajar cuma setahun, ketemu UAS hanya 2 kali. Kelemahan D1: gaji lebih sedikit, masa belajar hanya setahun sehingga materi kuliah yang sebegitu banyaknya dipampatkan sedemikian rupa.

 

Q: Kuliah di STAN bayar gak sih?

A: Gratis tis tis… Kalian hanya perlu menyiapkan biaya hidup.

 

Q: Katanya di STAN itu ada batas minimal IPK, ya?

A: Ada. Batas minimalnya adalah 2,75 dengan skala 4,00.

 

Q: Kalau IPK di bawah 2,75 gak bisa ngulang?

A: Bisa ngulang, tetapi hanya untuk satu semester. Dan saya tidak tahu apakah pengulangan ini berlaku untuk D3 dan D1 atau hanya untuk D3 saja.

 

Q: Alur kuliah di STAN itu kayak gimana sih sampai lulus?

A: Untuk yang D1, semester pertama kuliah selama 16 minggu. Di semester kedua, kuliah selama 16 minggu dan ditambah dengan PKL selama 3 minggu, setelah itu ada yudisium (sidang kelulusan) dan wisuda.

 

Q: Kak, di STAN belajar apa aja sih?

A: Tergantung prodipnya. Kalau di Perpajakan ya belajarnya Ketentuan Umum Perpajakan, Pajak Penghasilan, Pajak Pertambahan Nilai, Pengantar Hukum Pajak, Penagihan dan Sengketa Pajak, dan masih banyak lagi.

 

Q: Setelah lulus dari PKN STAN bisa lanjut kuliah lagi gak?

A: Bisa dong. Kalian bisa lanjut ke PKN STAN atau ke universitas di luar STAN.

 

Q: Setelah lulus langsung kerja atau tidak?

A: Langsung kerja, namanya juga kedinasan.

 

Q: Ada uang sakunya gak sih?

A: Sayangnya mulai tahun 2014, uang saku ditiadakan. /crying/

 

 

Nah, itu dia sekilas tentang PKN STAN. Jika ada pertanyaan, silakan tulis di kolom komentar. Semangat, ya!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s