Efektivitas Penagihan Pajak melalui Surat Paksa

Direktorat Jenderal Pajak selalu menetapkan target pencairan piutang pajak setiap tahun. Berdasarkan Laporan Tahunan Direktorat Jenderal Pajak tahun 2015, target pencairan piutang pajak adalah Rp20 triliun dan realisasi pencairannya hanya Rp13,6 triliun. Ini berarti tingkat realisasi pencairan piutang pajak pada 2015 hanya 69,8%. Pencairan tersebut mencakup pencairan piutang melalui Surat Teguran, Surat Paksa, Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan, pelelangan, pemblokiran, pencegahan, dan penyanderaan.

Efektif atau tidaknya penagihan pajak melalui Surat Paksa sangat menentukan efektivitas siklus penagihan pajak secara keseluruhan. Bila penerbitan Surat Paksa tidak efektif, siklus penagihan pajak akan menjadi semakin panjang. Tentu hal tersebut akan berimbas pada makin banyaknya waktu yang dibutuhkan dalam proses pencairan piutang pajak serta menambah biaya penagihan.

Untuk mengetahui efektivitas penerbitan Surat Paksa, penulis telah menghimpun sejumlah data mengenai jumlah penerbitan dan pencairan Surat Paksa dari beberapa Kantor Pelayanan Pajak.

efektivitas1efektivitas2 Continue reading “Efektivitas Penagihan Pajak melalui Surat Paksa”

Advertisements

Stem Cell—Jawaban akan Kebutuhan Cangkok Organ?

Pada tahun 2015, publik dikejutkan dengan berita penjualan organ tubuh secara ilegal yang disiarkan di televisi. Rata-rata korban yang menjual organ tubuh mereka melakukan hal tersebut karena desakan ekonomi. Organ mereka dibeli seharga kurang lebih 70 juta. Padahal setelah operasi pengangkatan organ, masih ada perawatan pascaoperasi yang biayanya mencapai 300 juta. Belum juga efek samping seperti badan mudah lemas akibat ginjal berkurang satu.

Jika dipikir-pikir, akar permasalahan dari kasus jual-beli organ tubuh ini adalah kebutuhan cangkok organ yang begitu besar dan tidak diimbangi dengan ketersediaan donor organ. Menurut data yang dihimpun oleh Departemen Kesehatan AS, jumlah orang yang membutuhkan donor organ  di Amerika Serikat mencapai lebih dari 120.000, sedangkan donor yang tersedia jumlahnya kurang dari 20.000.

Sepertinya kita tidak bisa terus bergantung pada ketersediaan donor organ. Jikalau pun ada donor organ yang tersedia, organ tersebut belum tentu cocok dengan tubuh kita. Salah-salah malah terjadi penolakan oleh sel-sel tubuh.  Continue reading “Stem Cell—Jawaban akan Kebutuhan Cangkok Organ?”